Cara Manjur Obati Tipes Yang Dapat Dilakukan Di Rumah

44

suarakota.id Sakit tipes atau demam tifoid disebabkan infeksi bakteri salmonella typhi yang menular lewat makanan dan minuman tidak steril. Di Indonesia, tipes seringnya terjadi akibat jajan sembarangan, minum air tidak bersih, atau bahkan kebiasaan buruk sehari-hari seperti tidak cuci tangan habis dari toilet. Lantas, bagaimana cara mengobati tipes jika sudah terlanjur kena?

Berbagai cara mengobati tipes di rumah

Gejala tipes yaitu sakit kepala, demam tinggi, menggigil, dan badan lemas yang biasa pertama kali muncul setelah satu hingga tiga minggu bakteri masuk ke dalam tubuh. Tipes juga dapat menyebabkan sakit perut karena sembelit atau diare, sakit tenggorokan, hingga muncul bintik-bintik merah di dada.

Orang yang sakit tipes biasanya tidak akan langsung diopname jika gejalanya tidak parah. Selama rawat jalan, dokter akan coba dulu memberikan antibiotik dan/atau obat penurun demam agar penyakitnya tidak bertambah parah.

Selain itu, Anda juga bisa menerapkan berbagai cara sederhana ini untuk mengobati tipes di rumah agar cepat sembuh.

1. Makan makanan tinggi protein

Salah satu cara mengobati tipes di rumah adalah dengan makan makanan tinggi protein. Asupan protein baik untuk mempercepat masa penyembuhan dari infeksi

Tubuh butuh protein untuk menghasilkan sel-sel yang baru dan sehat, serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak akibat peradangan infeksi.

Selain itu, tubuh Anda juga butuh protein untuk menghasilkan enzim, hormon, dan senyawa kimia penting lainnya agar kerja sistem imun serta metabolisme tubuh tetap berjalan baik.

Konsumsilah makanan tinggi protein seperti dada ayam, daging sapi, dan juga telur yang dimasak matang dengan api tinggi.

2. Istirahat total

Saat terkena tipes, dokter akan menganjurkan Anda untuk cuti kerja atau absen sekolah dulu agar bisa maksimal istirahat di rumah sampai kembali sehat.

Tidur adalah cara mengobati tipes yang paling ampuh. Tidur punya banyak manfaat, salah satunya dapat membantu memperbaiki sel dan jaringan tubuh yang rusak karena infeksi bakteri Salmonella typhi.

Mengistirahatkan tubuh di rumah ini juga dapat mencegah sakit tipes menyebar ke orang lain.

3. Makan porsi kecil tapi sering

Saat sakit tipes, nafsu makan pasti jadi menurun. Rasa makanan yang masuk ke dalam mulut pun dapat terasa hambar.

Maka cara mengakali agar Anda tetap bisa makan selama masih dalam proses mengobati sakit tipes adalah membagi porsinya jadi lebih kecil.

Selain mencukupi kebutuhan kalori, makan dengan porsi yang lebih kecil dari biasanya, tapi lebih sering, bisa mencegah Anda merasa mual karena makan terlalu banyak.

Makan porsi kecil tiap beberapa jam sekali juga bisa membantu Anda terhindar dari rasa jenuh dan tetap mau makan.

4. Makan makanan tinggi kalori

Anda wajib mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi sebagai cara mengobati tipes di rumah.

Makanan berkalori tinggi menyediakan cukup energi bagi sistem imun melawan infeksi agar bisa pulih lebih cepat. Selain itu, makanan tinggi kalori membantu mencegah penurunan berat badan saat Anda sakit tipes.

Anda bisa mengonsumsi nasi putih, kentang, kacang-kacangan, ubi, alpukat, hingga jus buah. Semua sumber pangan ini termasuk berkalori tinggi tapi tetap menyehatkan.

Jangan pilih makanan berkalori tinggi yang tidak sehat seperti makanan siap saji, yang berlemak dan digoreng, atau makanan manis seperti kue-kue dan kukis.

5. Makan makanan rendah serat

Makan makanan tinggi protein dan kalori wajib dilakukan saat sakit tipes. Akan tetapi, di sisi lain Anda juga disarankan makan makanan yang seratnya rendah. Mengapa harus makan yang rendah serat?

Serat adalah nutrisi yang sulit dicerna oleh perut sehingga butuh waktu lama untuk memprosesnya. Sementara itu, penyakit tipes dapat menyebabkan gejala diare yang pada dasarnya sudah memperberat kerja usus mengolah makanan.

Maka jika Anda makan makanan berserat tinggi, artinya Anda semakin memaksa usus bekerja lebih keras. Itu kenapa makan makananan rendah serat adalah cara yang baik untuk mengobati diare akibat sakit tipes.

Mengurangi makan serat artinya Anda akan membatasi aktivitas usus yang berlebihan. Pada akhirnya, gejala diare dan sakit perut akan perlahan mereda.

Konsumsi makanan rendah serat seperti pisang, roti panggang, atau nasi putih saat sedang sakit diare karena tipes.

6. Jaga kebersihan diri sendiri

Menjaga kebersihan diri sendiri adalah bagian dari cara mengobati tipes untuk mencegah penyebaran dan penularan penyakit.

Anda wajib cuci tangan setelah buang air kecil, buang air besar, dan sebelum serta sesudah menyiapkan makanan dengan air bersih dan sabun.

Apabila tidak, Anda sangat mungkin menyebarkan bakteri ke benda sekitar yang Anda sentuh. Alhasil orang lain yang juga menyentuh barang tersebut juga bisa tertular bakteri tipes. Orang lain juga masih dapat tertular jika bersentuhan kulit dengan Anda yang tidak cuci tangan.

Mencuci tangan adalah cara mengobati dan memutuskan rantai penyebaran bakteri penyebab tipes dari orang sakit ke orang sehat lainnya.

7. Minum air cukup

Mengonsumsi cairan cukup adalah salah satu cara mengobati dan mencegah komplikasi sakit tipes di rumah. Mencukupi asupan cairan membantu mencegah dehidrasi akibat demam, diare, atau muntah saat tipes menyerang.

Anda disarankan minum cairan seperti air mineral sebanyak 6-8 gelas per hari. Selain air mineral, Anda juga dapat minum cairan elektrolit, jus buah yang dicuci dan dikupas kulitnya, atau dari kuah sup hangat.

Sumber cairan tersebut dapat membantu menggantikan air dan kandungan elektrolit yang hilang saat terkena tipes.

Apabila orang yang terkena tipes sampai dehidrasi, bisa fatal akibatnya. Jika Anda sampai mengalami dehidrasi parah, segera ke rumah sakit agar bisa cepat diberikan cairan infus oleh dokter.

8. Patuh minum obat dari dokter

Meski sakit tipes yang ringan bisa “diobati” dengan istirahat dan makan makan bergizi, Anda tetap harus minum obat dari dokter.

Dokter akan memberikan obat antibiotik untuk melawan infeksi bakteri atau obat penurun panas agar demam menurun. Jika Anda sudah diresepkan obat, dosisnya harus diminum teratur dan dihabiskan sesuai anjuran dokter.

Bila pun Anda sudah merasa baikan, obat antibiotik tetap harus diminum sampai habis.

Menghabiskan antibiotik penting agar bakteri penyebab tipes dalam tubuh mati total dan tidak malah kebal terhadap obat. Jika bakteri sampai kebal obat, penyakit Anda akan lebih sulit diobati sehingga akan lama sembuhnya. (SK111)